Postingan

DONGENG: Kisah Si Caspar

 Dahulu kala, hiduplah seorang ibu yang bernama Aleah di tepi hutan. Ia memiliki dua anak beranama Mehran dan Hava. Suatu hari, Bu Aleah pergi ke hutan mencari buah-buahan. Ia sangat terkejut ketika menemukan seorang anak laki-laki yang terlantar di tengah hutan. Bu Aleah membawa anak itu pulang dan menamakannya Caspar. Ia mengasuh Caspar bagai anak kandungnya sendiri. Namun Mehran kurang menyukainya dan menjuluki Caspar dengan sebutan Bodoh. Itu karena Caspar tidak banyak bicara, lamban, dan lemah. “Hei, Bodoh! Ayo, ikut aku menanam benih di ladang hari ini!” ajak Mehran suatu hari. Namun seperti biasa, Caspar tidak menjawab. Ia hanya berbaring di depan perapian. Mehran kesal padanya. Pada suatu hari, Mehran harus membajak sawah sampai malam hari. Ia meminta ibunya untuk memasak makan malam untuknya. Lalu, ia meminta Hava mengantarkan makanan itu ke sawah pada sore hari. Di sekitar sawah itu, tinggallah Siluman Berkepala Tiga. Agar tidak tertangkap siluman, Mehran menggamb...

SERBA-SERBI: Tokoh Perempuan Hebat dalam Dongeng

Gambar
 Ada banyak tokoh dalam dongeng yang kuat dan hebat. Beberapa diantaranya ternyata perempuan. Siapa sajakah mereka?   Hua Mulan   Sumber: en.wikipedia.org Kisah Hua Mulan berasal dari negeri China. Hua Mulan adalah anak perempuan yang menggantikan ayahnya untuk melakukan tugas militer. Sebab, ayahnya sudah tua dan kurang sehat. Selama bertugas, Hua Mulan berpakaian laki-laki dan menyembunyikan identitasnya sebagai perempuan. Hua Mulan adalah tentara yang tangguh dan cerdas. Dalam beberapa versi, Hua Mulan bahkan ditawarkan untuk menduduki jabatan penting dalam militer. Namun, ia memilih kembali ke desa asalanya. O iya, kisah ini sudha diceritakan kembali dalam beragam buku, drama, hingga film, loh!   Nana Miriam   Sumber: pinterest.com Nana Miriam adalah dongeng yang berasal dari Nigeria. Sejak kecil, Nana Miriam dididik oleh ayahnya, Fara Maka, agar tumbuh menjadi gadis yang cerdas, kuat, dan berani. Suatu hari, seekor kuda nil raksasa menggangg...

SERBA-SERBI: Kisah Perempuan Hebat Pengubah Dunia

Gambar
Perempuan-perempuan hebat ini mengundang decak kagum. Karya dan aktivitansya telah mengubah pandangan dunia.   Marie Curie   Sumber: en.wikipedia.org Marie Salomea Sklodowska atau Marie Curie, adalah perempuan pertama peraih Penghargaan Nobel dalam bidang fisika dan kimia. Ia juga menjadi profesor perempuan pertama di Universitas Sorbonne, Prancis. Marie Curie lahir di Warsawa, Polandia, pada 6 November 1867. Ayah Marie adalah seorang guru ilmu alam. Sejak kecil, Marie termasuk mahasiswi yang menonjol karena kecerdasannya. Ia banyak menghabiskan waktunya untuk belajar. Marie memulai karier sainsnya dengan meneliti baja. Marie sering berkunjung ke laboratorium untuk melakukan penelitian. Marie kemudian bertemu Pierre Curie, pengajar fisika dan kimia di Prancis. Marie dan Pierre sering berdiskusi tentang dunia sains. Akhirnya, mereka menikah. Pada tahun 1903, penelitian mereka mendapatkan penghargaan Nobel Fisika bersama dengan Antoine Henri Becquerel. Marie meneri...

DONGENG: Beruang Penari

Ian adalah seorang anak laki-laki yang sangat suka berpetualang bersama Kakeknya. Suatu hari Kakeknya mengajak Ian berkemah di pegunungan yang belum pernah Ian datangi sebelumnya. Setiba di sana, Ian membantu Kakeknya mendirikan tenda dan membuat api unggun. Ian menghangatkan tubuhnya di dekat api unggun. Saat itu, langit sudah sangat gelap. Angin berhembus dengan kencang dan mengeluarkan suara yang sangat menyeramkan. Ian menggigil takut saat suara itu bertambah keras. “Suara apa itu, Kek?” tanyanya. “Menurut Kakek, itu suara lolongan serigala atau suara beruang gunung? Atau… hanya suara hembusan angin?” lanjutnya. “Jangan takut Ian, kau akan aman bersamaku,” jawab Kakek. “Lihat, Kakek tidak lupa membawa gitar gusla Kakek ini!” katanya, “Siapa tahu ada beruang gunung yang datang untuk menari,” lanjutnya. “Apa maksud Kakek?” tanya Ian. Kakek pun membuka tasnya dan mengeluarkan sebuah gitar gusla. Gitar itu hanya mempunyai satu senar. Perlahan Kakek memetik senar gitarnya it...

CERPEN: Misteri Wangi Mawar dan Dentang Jam

  Fafan mengangkat kepala dan mulai mengendus-endus udara. “Eh… aku, kok, seperti mencium wangi bunga mawar!” ucapnya cemas. “Kak Fafaaaan! Sudah, deh, jangan mulai lagi!” pinta Corry dan Rani, sepupu-sepupunya. Mereka bertiga sedang berlibur di rumah kakek mereka. Rumah itu sudah tua dan berukuran sangat besar. Banyak benda antiknya. “Benaaaar! Wanginya kuat sekali! Jangan-jangan…” Mata Fafan melirik ke jam antik di sudut ruangan. “Sudah, ah! Mas Fafan main sendiri saja kalau mau menakut-nakuti begitu!” Corry dan Rani serentak berdiri meninggalkan permainan halma mereka dan pergi meninggalkan ruang bermain itu. “Eh, tunggu, dong! Aku jangan ditinggal!” Fafan ikut berdiri dengan cepat. Kali ini dia tidak menertawakan Corry dan Rani yang ketakuran mendengar cerita-cerita seramnya soal jam antik nenek. Sebab, kali ini dia betul-betul mencium wewangian mawar. Bunga kesayangan almarhumah nenek mereka. Hiii…! Fafan jadi merinding sendiri. Fafan ikut berlari keluar kamar, menyusul Corry ...

CERPEN: Koki Einstein

  Mama Jenar sedang bertugas ke luar kota. Papa Jenar bekerja di rumah sejak Covid-19 melanda dunia. Itu sebabnya, papa Jenar bisa sempat membuat kue sifon di dapur. Kali ini, Jenar sangat percaya, kue sifon papanya pasti enak. Jenar jadi teringat, peristiwa tahun lalu, ketika belum ada wabah Covid-19. Begini kisahnya… Suatu hari, mama Jenar ditugaskan ke luar kota. Jenar langsung panik. “Tidak bisa diubah jadwalnya, Ma?” rayu Jenar sambil menarik lengan baju mamanya. Mama menggeleng, sambil sibuk memasukkan buku ke dalam tas kerjanya. “Ini sudah kedua kalinya Mama ditugaskan ke luar kota. Yang pertama sudah mama tolak waktu Jenar sakit. Kalau Mama tolak lagi, bisa-bisa Mama dipecat!” “Tapi, Ma, ini juga penting. Nanti siapa yang temani Jenar besok?” “Papa kan bisa,” jawab mamanya. “Ah… Papa tidak bisa masak, Ma. Masak mie instan saja, kebanyakan airnya!” protes Jenar. Jenar masuk kamar dengan kesal. Tanpa berlomba pun, besok sudah pasti kalah, gerutunya dalam hati. P...

DONGENG: Pangeran Kecil dan Amarah Besar Raja

 I stana gempar. Pagi itu tiba-tiba Raja marah besar. Suaranya terdengar hingga ke seluruh sudut istana. Pangeran Kecil sampai bersembunyi ketakutan di belakang tubuh seorang dayang pengasuh. Raja memanggil seluruh penghuni istana. Seuanya segera menghadap dengan wajah pucat dan tubuh gemetaran. Raja sudah duduk di kursi singgasananya, mengenakan mahkota bertahta batu permata dan jubah indah berwarna merah dengan hiasan mutiara. Namun wajahnya yang murka terlihat amat menakutkan. “Tahukah kalian mengapa ku perintahkan berkumpul pagi ini?” tanya Raja lantang. Semuanya menunduk dalam-dalam. Raja mendengus marah. “Rajamu ini dalam masalah besar!” “Ampun, Baginda. Tapi kami melihat Baginda baik-baik saja. Tak ada seikit pun yang salah,” ucap Prajurit tertinggi mewakili. “Maaf, Baginda. Kesehatan Baginda Raja dan keluarga juga sangat baik. Pangeran Kecil pun tumbuh dengan sempurna,” kata tabib istana. “Benar, Baginda. Kerajaan kita saat ini aman sentosa. Hubungan dengan ke...