Dongeng Fabel : Tikus Kecil dan Singa yang Terperangkap
Di sebuah hutan belantara, hiduplah seekor tikus kecil bernama Titi yang suka menjelajahi sudut sudut hutan sendirian. Meskipun kecil, Titi memiliki hati yang sangat besar dan selalu siap membantu siapapun yang membutuhkan.
Suatu pagi, Titi sedang berjalan melewati padang rumput ketika ia mendengar suara raungan yang sangat keras. Ia mengikuti suara itu dan menemukan seekor singa besar bernama Dino yang kakinya terperangkap di dalam jerat pemburu.
Dino terus meronta ronta berusaha melepaskan diri, tapi jerat itu semakin kencang. Melihat Titi, Dino berteriak, “Titus, tolong aku! Karenaku sudah terperangkap seharian!”
Titi mengamati jerat itu dengan seksama. Tali tali tebal itu diikat sangat erat, terlalu kuat untuk diputus oleh kekuatan hewan biasa. Namun Titi memiliki gigi gigi kecil yang sangat tajam.
“Aku akan membantumu, Dino. Tapi kamu harus tenang dan tidak bergerak agar gigimu tidak mengenai kakimu.”
Perlahan tapi pasti, Titi mulai menggigit satu persatu tali yang mengikat kaki Dino. Proses itu memakan waktu berjam jam. Berkali kali Titi harus beristirahat karena giginya lelah, tapi ia tidak pernah menyerah.
Menjelang sore, tali terakhir pun putus. Dino melompat bebas dan melonjak kegirangan. Ia kemudian memandang Titi dengan penuh rasa syukur.
“Titi, kamu sudah menyelamatkan nyawaku. Aku adalah raja hutan, tapi kamu yang kecil ini jauh lebih gagah dariku. Apa yang bisa aku lakukan untukmu?”
Titi menggeleng sambil tersenyum. “Tidak perlu membalas apapun, Dino. Melihatmu bebas sudah cukup membuat hatiku senang. Tapi jika kamu mau, jadilah singa yang melindungi semua hewan kecil di hutan ini, bukan yang menakuti mereka.”
Dino mengangguk dengan penuh pengertian. Sejak hari itu, ia menjadi singa yang paling disayangi di seluruh hutan karena selalu melindungi hewan kecil dan tidak pernah menyalahgunakan kekuatannya
Dan Titi? Ia melanjutkan petualangannya dengan hati yang ringan, siap membantu siapapun yang membutuhkan, karena baginya kebaikan adalah kekuatan terbesar yang dimilikinya.
Pesan Moral: Kebaikan dan pertolongan tidak mengenal ukuran tubuh. Kekuatan sejati adalah kemampuan untuk membantu orang lain bahkan ketika dirimu sendiri kecil dan tampak tidak berdaya.
Sumber: https://www.appletreebsd.com/8-cerita-fabel-singkat-untuk-mengajarkan-kebaikan-kepada-anak/
Komentar
Posting Komentar