Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2026

Pidato Kelas 6 : Langkah Baru, Harapan Baru

 “Langkah Baru, Harapan Baru” Selamat pagi dan salam sejahterah untuk kita semua. Yang terhormat Bapak/Bu Pengurus BPK PENABUR Jatibarang, Yang terhormat Ibu Kepala Sekolah SD BPK PENABUR Jatibarang, Yang kami hormati Bapak dan Ibu Guru SD BPK PENABUR Jatibarang, Yang kami hormati Papa dan Mama yang telah hadir pada saat ini, serta teman-teman yang saya banggakan. Pertama-tama, marilah kita mengucap syukur kepada Tuhan karena atas kasih, penyertaan, dan pertolongan-Nya, kita dapat berkumpul dalam Ibadah Syukur dan Purnawiyata Kelas 6 SD BPK PENABUR Jatibarang Tahun Ajaran 2026/2027. Hari ini merupakan hari yang sangat berarti bagi kami. Setelah enam tahun belajar dan bertumbuh bersama, akhirnya kami sampai pada satu tahap penting dalam perjalanan pendidikan kami. Enam tahun bukanlah waktu yang singkat. Banyak hal yang telah kami lalui di sekolah ini. Kami belajar, bermain, tertawa, menghadapi kesulitan, melakukan kesalahan, dan belajar menjadi lebih baik. Semua pengalaman tersebut ...

Puisi Kelas 2 : Buku

  "BUKU" Karya : Gea Yustika Buku, jendela dunia Membawaku ke mana pun Ke masa lalu, masa kini Atau masa depan Buku, pelipur lara Menemaniku di kala sepi Memberikanku semangat Saat aku lelah Buku, sahabat setia Selalu ada untukku Terima kasih, buku Kau telah membuatku menjadi lebih baik Sumber : https://www.orami.co.id/magazine/puisi-tentang-buku

Puisi Kelas 1 : Sahabatku

"SAHABAT" Karya :  Destran Ardiansyah Sahabatku Alangkah senangnya hatiku Memiliki sahabat sepertimu Kamu membuat hari-hariku menyenangkan Sahabatku Aku senang bermain bersamamu Aku senang belajar bersamamu Aku pun akan menjadi sahabat terbaikmu Sumber :  https://www.cnnindonesia.com/edukasi/20230704101735-569-969175/10-contoh-puisi-pendek-2-bait-berbagai-tema

Cerita Rakyat Kelas 5 : Legenda Ciung Wanara

Gambar
Dahulu kala berdiri sebuah Kerajaan di Tatar pasundan Jawa barat yang bernama kerajaan  Galuh. Pada masa itu raja yang memegang tampuk kepemimpinan bernama Raden Barma Wijaya  Kusumah. Sang raja memiliki dua orang permaisuri. Yang pertama bernama Nyimas Dewi Naganingrum  dan yang kedua bernama Nyimas Dewi Pangrenyep. Dan pada waktu itu kedua permaisuri tersebut  sedang dalam keadaan mengandung. Hinggatibalah saat melahirkan, Dewi Pangrenyep melahirkan terlebih dahulu. Dari rahimnya  lahirlah seorang bayi laki-laki yang diberi nama Hariangbanga. Tidak lama kemudian, Dewi Naganingrum  pun melahirkan, pada saat Dewi Naganingrum melahirkan yang bertindak sebagai bidan (Parajisunda)  adalah Dewi Pangrenyep. Dari rahim Dewi Naganingrum pun lahirlah seorang bayi laki-laki juga. Selama ini Dewi Pangrenyep tidak menginginkan seorang istri pesaing bagi dirinya, karena jika  ada permaisuri lain maka kelaktakhta kerajaan pun akan terbagi menjadi d...

Cerita Fabel Kelas 4 : Singa dan Tiga Ekor Banteng

Gambar
Suatu ketika di sebuah hutan hiduplah tiga ekor banteng yang besar. Mereka bertiga hidup bersahabat satu dengan yang lain. Ketiganya senang menghabiskan waktu menikmati rumput hijau yang segar di sana.  Ada banteng berwarna hitam, banteng putih, dan banteng cokelat. Ketiganya selalu pergi bersama dan saling melindungi ketika hewan buas menyerang. Hal itu membuat mereka ditakuti para pemangsa besar di hutan itu. Harimau, serigala, dan jaguar yang ganas enggan mendekati kelompok banteng ini.  Pada suatu sore yang sejuk, ketiganya tengah menikmati rumput di hutan. Banteng hitam menyapa kedua sahabatnya, "Indah sekali sore hari ini." "Iya, benar. Lebih indah lagi karena tidak ada yang berani menganggu kita," sahut banteng cokelat. "Lihat saja wajah harimau kemarin ketika menganggu kita. Tidak ada yang dapat mengusik kita apalagi memangsa kita jika terus bersama," banteng putih menambahkan.  Tanpa mereka sadari dari kejauhan ada seekor singa yang me...