SERBA-SERBI : Lambang kebaikan dan kesucian, bunga kemuning jadi nilai budaya keraton yogyakarta

Bunga Kemuning, sudah menjadi salah satu tumbuhan yang langka ditemukan akhir-akhir ini.

Bunga ini biasanya dimanfaatkan sebagai tanaman hias karena keindahannya. 

Tidak hanya keindahannya, bagian batang bunga kemuning sering digunakan untuk bahan kerajinan tangan.

Daun bunga kemuning yang lebat juga dimanfaatkan sebagai perindang jalan.

Bunga dengan nama latin Muraya Paniculata ini ternyata memiliki nilai budaya untuk masyarakat Yogyakarta, lo. Khususnya daerah Keraton Yogyakarta. 

Seperti apa nilai budaya yang dimaksud? Yuk! Kita cari tahu.

Walaupun langka, bunga Kemuning masih dapat ditemukan di lingkungan Keraton Yogyakarta. 

Masyarakat Yogyakarta pun masih sering menggunakannya sebagai salah satu komponen untuk upacara-upacara adat.

Ternyata, bunga kemuning memiliki makna dan filosofi yang baik. 

Kemuning, menjadi lambang kebaikan dan kesucian. 

Tidak heran, bunga kemuning ini sering digunakan dalam upacara pernikahan di Yogyakarta.

Pada upacara pernikahan, bunga kemuning  digunakan untuk campuran lulur bagi calon pengantin.

Sesuai dengan kecantikan bunga ini, diharapkan lulur tersebut memberi kesan cantik kepada pemakainya.

Wah, banyak manfaatnya, ya, teman-teman.





Sumber : bobo.grid.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerpen : Hutan Merah

DONGENG : Rumah untuk di Relakan

Cerpen : Obat Bosan dari Nenek